Kasatpol PP Sering Ditelepon Caleg

ILUSTRASIBALIKPAPAN- Semakin mendekati kegiatan akbar lima tahunan, pemilihan umum legislatif (pileg) justru semakin banyak para calon legislatif (caleg) yang memasang alat peraga kampanye (algaka) di tempat-tempat terlarang.  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga semakin gencar melakukan penertiban.

Tercatat lebih 500 algaka berbagai jenis dan ukuran sudah dicopot. Kepala Kantor Satpol PP Balikpapan, Kompol Freddy Pasaribu menegaskan penertiban yang dilakukannya sudah sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, setiap kali penertiban pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Saat akan melakukan penertiban, kita selalu berkoordinasi dengan pihak Panwas, supaya nanti tidak saling menyalahkan. Jangan sampai kita dibilang tebang pilih,” kata mantan Wakapolres Malinau ini.

Freddy menambakan, beberapa kali dirinya menerima telepon dari calon legislatif (caleg) yang mengatakan jika Satpol PP tebang pilih dalam melakukan penertiban algaka. “Ketika ditanyakan bapak itu pasang di mana? Dia sendiri tidak tahu di mana masangnya, tapi setelah kita beri tahu jika itu dipasang di pohon maupun di tiang listrik itu pasti kita tertibkan, baru mereka ngerti,” beber perwira Polda Kaltim berpangkat satu bunga di pundak ini.

Satpol PP, lanjut Freddy, tidak akan tebang pilih. Siapapun caleg yang melanggar, akan ditertibkan. Terutama dalam pemasangan algaka yang tidak sesuai tempatnya. Pemasangan di pohon dan tiang listrik sudah pasti langsung dicopot tanpa kompromi. “Jadi koordinasi yang kita utamakan masalah penertiban, intinya kita tidak ada tebang pilih,” tegas Freddy, kembali.

Saat ini, seluruh algaka hasil penertiban masih berada di Kantor Satpol PP. Jika para pemiliknya mau mengambil, pihaknya mempersilakan. Namun dengan catatan tidak lagi dipasang di tempat-tempat terlarang. Apakah ada yang sudah mengambil? Diakuinya ada beberapa caleg yang mengambil algaka yang disita.

Selain itu, setiap kali anggota Satpol PP turun ke lapangan untuk melakukan penertiban algaka, selalu dilengkapi dengan peraturan wali kota (perwali).  “Anggota kami yang ke lapangan selalu dilengkapi dengan perwali di mobilnya dan mereka tidak mungkin keliru lah kalo saya bilang,” tandas Kompol Freddy

 

SUMBER

 

 

comments
002214773
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
1744
7001
2459
43840
2214773
IP Anda: 54.227.17.173
Tanggal Server: 2014-08-02
Realtime website traffic tracker, online visitor stats and hit counter