HT Blusukan ke Pasar Legi Solo

HTSOLO - Kehadiran Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo, ke Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah, mengejutkan para pedagang pasar.

Saat pria akrab disapa HT itu memasuki halaman pasar, para pedagang pasar, terutama para buruh gendong, spontan berucap, "Wong Kuikan sing sering muncul ning TV. Oh Iyo, bener kui Pak Hary tenanan (orang itukan yang sering muncul di TV. Oh iya, benar, itu pak Hary sungguhan)," teriak para pedagang yang langsung mengerumuninya.

Mendengar teriakan para pedagang, HT yang datang dengan menggunakan rompi warna coklat dan berkaos putih ini pun tersenyum dan melambaikan tangannya ke para pedagang. HT pun terlihat tak memedulikan lingkungan pasar tradisional terbesar di Kota Solo yang kotor. Saat blusukan ke Pasar Legi, Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapilu) DPP Partai Hanura ini pun terlihat akrab dengan para pedagang.

Pantauan Okezone, baik HT maupun para pedagang, terlihat tak ada jarak sekalipun. Meskipun HT merupakan salah satu pengusaha nasional yang sukses, pria kelahiran Surabaya ini pun tak canggung jongkok di depan para pedagang. "Ibu sudah lama berjualan di pasar ini," tanya HT kepada pedagang buah jeruk di pintu masuk Pasar Legi. Dengan lugas, pedagang ini pun menjawab pertanyaan HT.

"Sudah lama pak," ujar sariyem menjawab. HT pun kembali bertanya pada pedagang tersebut. "Cukup penghasilannya dari berdagang buah bu," tanya HT. Sariyem pun hanya tersenyum saja. "Yang sabar ya bu, semua itu butuh perjuangan dan kesabaran," ucap HT kepada Sariyem sebelum meneruskan masuk ke dalam Pasar Legi.

Dalam kunjungannya ke Pasar Legi ini, CEO MNC Grup itu memang sengaja dilakukan HT untuk menyerap aspirasi langsung masyarakat bawah. HT ingin melihat langsung ketersediaan bahan-bahan pokok di pasar tradisional. Termasuk harga-harga komoditas tersebut apakah mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi atau tidak.

HT pun tertarik dengan perjuangan para buruh gendong yang ada di Pasar Legi. Meskipun mayoritas buruh gendong di Pasar Legi adalah perempuan, namun HT melihat mereka perempuan-perempuan yang tangguh dan tak pantang menyerah. Meskipun setiap harinya mereka harus memikul beban yang cukup berat,tapi tak ada sedikitpun para buruh gendong ini mengeluh. "Hebat," ucapnya singkat.

 

SUMBER

comments
002202454
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
2022
4124
33980
53209
2202454
IP Anda: 184.73.85.45
Tanggal Server: 2014-07-23
Realtime website traffic tracker, online visitor stats and hit counter